Senin, 30 Juni 2014

Balada si Yepi

Si Yepi Hydron menyusuri Anambas (lanjutan)
Angin membelai dan melenakan diri. Sejauh mata memandang, laut biru menghampar, membentang rata. Riak kecil bagaikan kerikil di padang pasir memeriahkan suasana laut. Nun jauh lagi, onggokan tanah menggunung tampak berkabut. Padu warna kehijauan itu berjabat dengan biru laut menyejukkan mata, manarik sudut bibir ke atas: senyum damai duniaku.
Melawati jalan di bibir pantai Tarempa, si Yepi pelahan beranjak menuju sekolah. Pagi itu ia mengunjungi penggemarnya yang berada di SMPN